| Juru bicara Barcelona Toni Freixa
menyampaikan pihaknya merasa tak puas dengan keputusan yang telah
diambil oleh Federasi Sepakbola Spanyol [RFEF]. Keputusan itu terkait dengan pencabutan sangsi kepada pelatih Real Madrid Jose Mourinho atas perbuatannya mencakar wajah Tito Vilanova yang kala itu masih menjadi asisten pelatih Pep Guardila di Barca. Dalam keputusannya yang diumumkan Selasa waktu setempat, pihak RFEF telah mencabut sangsi yang telah diberikan kepada Mourinho dan Vilanova. Dengan adanya pencabutan sangsi ini maka kedua pelatih akan bisa saling mendampingi timnya di ajang Supercopa mendatang. "Kami rasa penyerangan seperti yang sudah dilakukan Mourinho itu tidak bisa begitu saja diampuni," ujar Freixa dalam jumpa pers. "Pendapat komite [disiplin] menilai penyerangan itu tidak serius tetapi perlu diketahui penyerangan itu adalah tindakan yang sangat berbahaya dan itu disaksikan oleh semua orang." "Meski demikian tim kami sepertinya tidak akan memutuskan untuk mengajukan banding atas putusan tersebut." "Tapi kami marah, kami tak bisa terima keputusan federasi tersebut. Kami telah mengajukan pertanyaan secara resmi kepada pihak federasi agar dibuatkan sebuah kelompok kerja atau sebuah komisi untuk mengatur bagaimana pengampunan semacam ini bisa diberikan." |
Jumat, 13 Juli 2012
Barca Gusar Aksi Mencakar Jose Mourinho Dicabut
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar