| Eks presiden Barcelona Joan Laporta
mengkritik keputusan Federasi Sepakbola Spanyol (RFEF) yang mencabut
sanksi Jose Mourinho menjelang laga Supercopa de Espana 2012/13. Baik Mourinho dan seterunya, Tito Vilanova, dipastikan akan mendampingi klub masing-masing pada laga Supercopa de Espana setelah sanksi keduanya dicabut. Sebelumnya, The Special One mendapat sanksi dua laga setelah tertangkap mencubit bagian dekat mata Vilanova saat terjadi ketegangan di pertandingan Supercopa musim lalu di Camp Nou, sementara mantan asisten Pep Guardiola diberi sanksi satu laga karena terlibat perseteruan di pinggir lapangan. Namun, Laporta tidak puas dengan keputusan RFEF dan menegaskan tindakan Mourinho seharusnya pantas diberi sanksi. "Bagi saya sudah jelas Mourinho melakukan serangan, tapi ada peraturan yang mengatakan mungkin ada keringanan, dan kami harus menghargai mereka," ujar Laporta kepada Catalunya Radio. "Mourinho melakukan itu dengan perencanaan lebih dulu, agresi dilakukannya dari belakang. Ini jelas tidak pantas dan sangat konyol." "Hanya Mourinho yang seharusnya dihukum, karena reaksi Tito sangat normal ketika seseorang mencoba melukai Anda dari belakang," tutup Laporta. |
Jumat, 13 Juli 2012
Sanksi Jose Mourinho Dicabut, Joan Laporta Kritik RFEF
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar